Search
Kamis 23 Mei 2024
  • :
  • :

Telkomsel Optimis Tahun Depan Kuasai 60 Persen Pasar M2M

MAJALAH ICT – Jakarta. Bisnis Machine-to-Machine (M2M) merupakan bisnis yang baru di Indonesia. Karena itu, potensi pasar M2M baru mencapai 4,7 juta pengguna hingga tahun ini. Machine Research memperkirakan, bisnis ini akan masuk pada angka 20,9 juta pada 2020. 

Dari bisnis yang terus tumbuh tersebut, Telkomsel meyakini bahwa pihaknya bisa mendapatkan porsi yang besar dari bisnis ini, baik secara pendapatan maupun pengguna. Seperti disampaikan VP Corporate & Community Telkomsel, Primadi K Putra. Dijelaskannya,  total pelanggan M2M dari korporasi dan perorangan 1,5 juta, dan diprediksi akan menjadi 3 juta pada tahun depan. Dari angka itu, kini dapat dikatakan Telkomsel menjadi yang terdepan, dengan menguasai sekitar 60% pasar M2M di tanah air. 

"Target pelanggan baru pada tahun depan sebesar 1,5 juta, sehingga pertumbuhannya diprediksi bisa mencapai 100 persen. Hal ini akan berdampak pada pertumbuhan pendapatan tahun depan yang akan cukup signifikasi dibandingkan tahun ini," katanya. Menurutnya, dari  1,5 juta pengguna M2M, dapat memberikan kontribusi sebesar 1,5 persen untuk total pendapatan Telkomsel. "Dengan pertumbuhan 0,4 persen per kuartal, tahun depan kami yakin kontribusi terhadap revenue bisa tumbuh menjadi 2,5 persen," harapnya.

Dijelaskannya, untuk mencapai target, Telkomsel akan memperkuat kerjasama dengan korporasi yang berasal dari tiga industri utama. Diungkapnya, dari tiga sektor utama, sektor finance memberikan kontribusi terbesar untuk pendapatan layanan M2M dengan komposisi 40 persen dari keuangan, masing-masing sekitar 25 persen dari otomotif dan utilitas. Dengan masih adanya 10 persen di luar ketiga sektor tersebut,  Telkomsel juga akan tetap membuka peluang kerjasama dengan pihak-pihak lain di luar sektor keuangan, otomotif dan utilitas.