Search
Selasa 25 Juni 2024
  • :
  • :

Tidak Perlu Bantuan Operator, Kominfo Komitmen Bangun Telekomunikasi Perbatasan

MAJALAH ICT – Jakarta. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan kementerian yang dipimpinnya turut mendukung Agenda Nawacita ke-3 untuk membangun Indonesia dari daerah pinggiran melalui pembangunan BTS di wilayah perbatasan. "Pembangunan BTS menjadi program jangka pendek Kominfo, sedangkan Proyek Palapa Ring menjadi program jangka panjangnya," paparnya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Pengelolaan Perbatasan Negara di Jakarta, Rabu (21/9/2016).

Kementerian Kominfo akan membangun 86 BTS di perbatasan Kalimantan, dimana 7 diantaranya sudah on air. Sedangkan untuk Nusa Tenggara Timur (NTT) sebanyak 16 BTS. "Kami targetkan akhir tahun 2016 pembangunan BTS di perbatasan sudah bisa diselesaikan. Dan pada 2017 teknologinya akan ditingkatkan tidak hanya voice dan SMS saja," kata Rudiantara.

Lebih lanjut Menkominfo menjelaskan bahwa terkait Program Palapa Ring, sudah ada 400 Kabupaten/Kota yang sudah memiliki akses broadband. "Untuk daerah perbatasan, pemerintah bersama operator membangun dengan menggunakan dana USO. Untuk Papua, kita masih belum tahu teknologi apa yang akan dipakai. Namun target kami 2019 seluruh Kabupaten/Kota sudah terkoneksi," jelasnya.

Rudiantara mengatakan bahwa permasalahan dalam membangun daerah perbatasan mencakup pengadaan tanah lokasi, pasokan listrik yang terbatas serta banyaknya aturan yang tidak efektif. Untuk itu diperlukan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun daerah perbatasan.