MAJALAH ICT – Jakarta. PT Tower Bersama Infrastructure akhirnya menguasai 49% saham di PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel), anak perusahaan PT Telekomunikasi Indonesia. Penguasaan ini terjadi setelah Tower Bersama melakukan tukar guling sahamnya sebanyak 290 juta lembar.
Adapun Telkom memiliki opsi untuk menukarkan 51% sisa kepemilikannya di Mitratel dalam jangka waktu 2 tahun dengan tambahan 472,5 juta saham baru sehingga kepemilikan Telkom di Tower Bersama akan menjadi 13,7% dari modal setelah penerbitan saham baru.
Selain kepemilikan saham di Tower Bersama, Telkom akan menerima tambahan pembayaran kas sampai maksimum sebesar Rp.1,73 triliun apabila Mitratel dapat mencapai target pencapaian tertentu yang telah disetujui.
Dijelaskan Chief Executive Officer Tower Bersama Hardi Wijaya Liong, sesuai perjanjian antara Tower Bersama dan Mitratel, setelah menyelesaikan pertukaran saham tahap awal, Tower Bersama akan memegang kendali manajemen dan mengkonsolidasikan Mitratel dalam laporan keuangan perseroan.
"Adanya kesepakatan kemitraan strategis dengan Telkom ini merupakan sebuah pencapaian yang sangat penting bagi Tower Bersama. Penyelesaian transaksi ini bergantung pada berbagai persetujuan termasuk persetujuan pemegang saham Tower Bersama dan semuanya ini diharapkan akan selesai pada kuartal IV-2014," jelasnya.
Ditambahkannya, kemitraan ini tidak hanya memungkinkan pihaknya untuk secara signifikan meningkatkan bisnis baik dari sisi jumlah penyewaan dan pendapatan serta penyebaran geografis aset, namun juga memperkuat hubungan antara Tower Bersama dan Grup Telkom. "Kami sangat senang dengan potensi pertumbuhan Mitratel dan sinergi yang dapat tercapai melalui kemitraan dengan Telkom ini,” urainya.

















