Search
Selasa 25 Juni 2024
  • :
  • :

Transportasi Online Merupakan Alat Pemberdayaan Ekonomi Rakyat

MAJALAH ICT – Jakarta. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan teknologi tidak boleh dipandang sebagai sesuatu yang independen. Hal tersebut disampaikan beliau saat menghadiri Forum Diskusi Bisnis dalam rangka HUT Lalu Lintas ke-61 di Jakarta, Kamis (8/9).

"Teknologi harus diposisikan sebagai enabler pergerakan atau pertumbuhan berbagai aktivitas, antara lain ekonomi" ujar Rudiantara. Lebih lanjut menurut Rudiantara, layanan transportasi berbasis aplikasi dinilai memudahkan konsumen. “Aplikasi online transportasi publik harus diposisikan sebagai alat memberdayakan ekonomi rakyat," ujarnya.

Penyelenggara bisnis transportasi berbasis aplikasi mendukung terwujudnya angkutan umum yang aman, nyaman, dan selamat. Mereka mendukung keselamatan transportasi sebagai prioritas.

"Keselamatan merupakan prioritas utama kami dalam menghadirkan layanan. Kami percaya bahwa menghadirkan layanan yang aman dan terpercaya bagi masyarakat, merupakan misi yang diemban bersama tidak hanya oleh Grab, namun juga oleh pemerintah dan pihak kepolisian serta pelaku industri terkait," ujar Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia, dalam diskusi "Masa Depan Transportasi Berbasis Aplikasi di Indonesia".

Sementara itu, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Syamsul Bahri, menuturkan, tidak dapat dipungkiri bahwa transportasi berbasis aplikasi menawarkan begitu banyak kemudahan, khususnya bagi konsumen.

"Namun, dalam pengelolaan angkutan umum dengan sistem aplikasi perlu sistem kontrol dari aparat, asuransi dan perlindungan kepada pelanggan." tegasnya.

Direktur Binmas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Widjanarko, menambahkan, keselamatan dalam transportasi publik merupakan sebuah keharusan. Tidak ada tawar-menawar apapun jika bicara soal keselamatan. "Keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna angkutan umum menjadi prioritas," katanya.

Diskusi dalam rangka HUT Lalu Lintas ke-61 menghadirkan sejumlah pembicara diantaranya Menkominfo Rudiantara, perwakilan dari Kementerian Koperasi, Kementerian Perhubungan, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Syamsul Bahri, Direktur Binmas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Widjanarko, Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia dan Martha D. Silalahi.