Search
Kamis 23 Mei 2024
  • :
  • :

Tri Pun Gelar Uji Coba LTE di Frekuensi 1800 MHz

MAJALAH ICT – Jakarta. Operator telekomunikasi PT. Hutchinson 3 Indonesia yang dinkenal dengan produknya 3 atau Tri, makin memantapkan posisinya sebagai salah satu raksasa provider data di Indonesia, dengan menggelar Uji Coba teknologi LTE (Long Term Evolution – 3GPP 4G) di frekuensi 1800 MHz. Uji coba berlangsung hingga 31 Juli mendatang di Yogyakarta dan Bali. Uji coba mengacu pada ijin uji coba teknis LTE dari Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia

"Kami optimis uji coba ini berjalan dengan baik. Infrastruktur dan teknologi yang kami miliki semuanya telah berstandar dan siap mengaplikasi teknologi LTE, namun untuk menerapkan LTE ada dua elemen krusial yang kami butuhkan: kesiapan perangkat dan spektrum. Karena kami telah siap untuk berinvestasi dalam hal pengadaan perangkat, sekarang kami menunggu langkah pemerintah untuk menentukan realokasi spektrum yang akan dipergunakan oleh Indonesia untuk teknologi LTE. Seperti layaknya yang sudah diaplikasi global market, Tri berharap LTE dapat diaplikasikan di spektrum 1800 Mhz,” ujar Manjot Mann, Presiden Direktur Tri.

Tri mengakui bahwa ada beberapa tantangan serius yang harus dihadapi dalam menggenapi peran Tri sebagai salah satu pemain utama di pasar ini, salah satunya adalah regulasi pemerintah berkenaan dengan spektrum. Dengan peran spektrum sebagai salah satu sumber daya penting dalam penyediaan layanan data, Tri berharap ke depannya pemerintah bisa menetapkan aturan yang menciptakan kompetisi sempurna bagi seluruh pihak yang terkait. "Harapan kami tentunya pemerintah mampu bijak dalam menetapkan alokasi jatah spektrum yang sesuai porsi bagi seluruh provider telekomunikasi," kata Mann .

Tri kini memiliki salah satu teknologi yang terdepan dan terbaik dalam bidang layanan data dengan kekuatan 33.219 BTS (per Q1 2014), terdiri atas 18.707 unit BTS 2G dan 14.512 node B yang 70% diantaranya memiliki kapasitas jaringan hingga 42 Mbps.

Hingga Kuartal I 2014 ini, Tri memiliki jumlah pelanggan sebanyak 40 juta. Teknologi 2G, EDGE HSDPA Tri kini terbentang di seluruh pulau Sumatra, Jawa, Bali, Lombok, Kalimantan dan Sulawesi. Cakupan layanan HSDPA Tri telah melayani lebih dari 86% populasi penduduk Indonesia dengan sinyal di lebih dari 278 kabupaten/kotamadya di 25 provinsi per Q1 2014.

Tri adalah merek penyedia layanan telekomunikasi yang dikelola oleh PT Hutchison 3 Indonesia yang merupakan bagian dari Hutchison Asia Telecom di bawah Hutchison Whampoa Group. Merek ini menghadirkan layanan telekomunikasi bergerak di Indonesia, Vietnam, Sri Lanka, Australia, Austria, Denmark, Hong Kong, Irlandia, Italia, Macau,Swedia dan Inggris.