Search
Senin 17 Juni 2024
  • :
  • :

Twitter Blokir 235 Ribu Akun Karena Promosikan Kekerasan dan Teror

MAJALAH ICT – Jakarta. Twitter telah memblokir 235 ribu akun karena melanggar kebijakan perusahaan tersebut untuk mempromosikan kekerasan dan terorisme, demikian diumumkan pejabat Twitter. Tindakan terbaru tersebut membuat jumlah total akun yang ditangguhkan pada setahun terakhir ini mencapai 360 ribu.

Penangguhan akun Twitter secara harian juga naik 80% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menurut pejabat Twitter, dikarena kenaikan dalam serangan teroris yang dibesarkan melalui media sosial. Twitter juga telah memperluas jumlah orang yang meninjau laporan dari penyalahgunaan Twitter.

"Upaya kami terus mendorong hasil yang berarti, termasuk perubahan yang signifikan dalam jenis kegiatan di luar aktivitas Twitter," katanya. "Waktu respon kami untuk menangguhkan akun yang diaporkan, jumlah waktu akun ini di Twitter, dan jumlah pengikut mereka menumpuk menurun drastis. Kami juga membuat kemajuan dalam mengganggu kemampuan mereka ditangguhkan untuk segera kembali ke platform. "

Twitter juga mengatakan bahwa perusahaan bekerja dengan situs media sosial lainnya dan lembaga penegak hukum untuk berbagi informasi menemukan akun bermasalah secara cepat. Twitter juga bekerja secara global dengan organisasi seperti Parle-moi d’Islam di Perancis dan Imam Online di Inggris.

Tidak ada satu "algoritma ajaib" untuk "mengidentifikasi konten teroris di Internet," kata pernyataan Twitter. "Tapi kami terus memanfaatkan bentuk lain dari teknologi, seperti proprietary alat spam-fighting, untuk melengkapi laporan dari pengguna kami dan membantu mengidentifikasi penyalahgunaan lagi akun."

Twitter mengatakan bahwa lalu lintas komunikasi ISI telah anjlok 45%. Banyak dari propaganda ISIS telah pindah dari Twitter untuk platform lain, seperti layanan pesan terenkripsi, Telegram.