Search
Selasa 21 Mei 2024
  • :
  • :

Untuk Layanan 4G LTE, Smartfren Fokuskan pada Jangkauan

MAJALAH ICT – Jakarta. Smartfren memfokuskan diri pada jangkauan layanan atau coverage dalam memberikan layanan 4G LTE. Tidak mengherankan, jika laporan OpenSignal terbaru menyebutkan bahwa operator dari Sinar Mas Group ini menempati peringkat teratas dalam hal jangkauan layanan dibanding operator besar seperti Telkomsel, Indosat maupun XL Axiata.

“Jangkauan lingkup yang luas tetap menjadi prioritas Smartren untuk layanan jaringan 4G LTE, karena  itu yang menjadi kebutuhan utama konsumen saat ini,” ujar Sukoco Purwokardjono, Division Head Smartphone & Data Device Smartfren Indonesia. Saat ini coverage 4G LTE Smartfren telah menjangkau 78% layanan smartfren keseluruhan (termasuk CDMA/EVDO). Smartfren memanfattkan pengimplementasian teknologi LTE radio TDD (Time Division Duplex) di pita frekuensi 2300 MHz dan FDD (Frequency Divison Duplex) di pita 850 MHz.

Ditambahkannya, pihaknya juga membandingkan dengan layanan lain dengan kecepatan bandwith yang memang lebih tinggi, namun hanya memiliki lingkup wilayah yang kecil. “Kalau speednya kencang tapi terbatas di wilayah tertentu akan jadi percuma,” katanya. Karena itu, menurut Sukoco, layanan LTE yang maksimal juga tentunya harus didukung dengan perangkat yang dengan konektivitas 4G LTE yang paling maksimal. Untuk itu Smartfren bersama Hisense telah  meluncurkan produk smartphone 4G LTE, Pure Shot, untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Perangkat Pure Shot menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 415 dengan performa maksimal baik pada proses, efisiensi dan konektivitas.

Sukoco menambahkan, "Saat ini layanan LTE masih belum memungkinkan untuk hadir secara Unlimited, namun di tahun mendatang saat demand semakin meningkat hal itu bisa terjadi.” Namun, katanya lagi, untuk kenyaman, Smarfren meluncurkan paket Limitless, dimana pelanggan bisa menikmati jaringan kencang 4G LTE Advance. Limitless adalah layanan internet untuk kenyaman berbasis kuota, namun saat kuota habis pengguna tetap bisa melakukan aktivitas internet seperti browsing dan sosial media dengan kecepatan bandwith yang diturunkan.