Search
Jumat 19 April 2024
  • :
  • :

Vendor Telekomunikasi Lebih Suka Memproduksi Seluler daripada WiMax

MAJALAH ICT – Jakarta. Vendor perangkat telekomunikasi lebih menyukai memproduksi perangkat 3G daripada WiMax sehingga pamor teknologi Internet pita lebar nirkabel tersebut jeblok.

Sylvia W. Sumarlin, President Director of PT Xirka Dama Persada—vendor WiMax lokal–, mengungkapkan industri perangkat lebih mendukung perkembangan teknologi 3G atau tepatnya mengikuti arus 3gpp (3rd Generation Partnership Project ).

"Xirka sendiri pun memproduksi perangkat WiMax yang hybrid, yakni yang bisa bermutasi menjadi LTE. Jenis hybrid ini menguntungkan pihak operator dan pengguna dengan memberikan alternatif koneksi ke LTE atau WiMax,” tuturnya.

Didukung kebijakan Kemenkominfo yang menerapkan teknologi netral, tambahnya, maka seharusnya semua teknologi ini bisa semakin berkembang dan memenuhi kebutuhan infrastruktur atau bandwidth bagi masyarakat.

Menurut Ketua Umum Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII) itu, merupakan hal yang sangat natural bila perkembangan transmisi data di dunia Internet protocol berevolusi ke WiMax, sedangkan transmisi suara secara naluriah berevolusi ke 3G.

"Dalam perjalanan evolusi ini maka baik 3G maupun WiMax sama-sama menyempurnakan dirinya dengan mengadopsi dan menyempurnakan kemampuannya di semua bidang suara maupun data.Evolusi 3G akan terus mengembangkan dirinya menjadi LTE (Long term evolution), sedangkan seharusnya WiMax menjadi mobile WiMax,” tuturnya.

Menurut dia, solusi teknologi informasi yang efisien dan handal merupakan pertimbangan perizinan untuk para operator. "Masyarakat akan selalu mencari solusi yang mendukung kegiatan usaha maupun kebutuhannya sehari-hari. Teknologi yang ditawarkan tidak akan terpaku kepada WiMax maupun LTE,” katanya.