Search
Selasa 16 April 2024
  • :
  • :

Video dan M2M Jadi Trend Penggunaan Internet ke Depan

MAJALAH ICT – Jakarta. Video dan penggunaan aplikasi machine-to-machine communication akan jadi kecenderungan penggunaan internet ke depan. Karena itu, kecepatan akses diperlukan sebagai pendukung layanan. Dengan begitu, teknologi 4G sudah sangat diperlukan.

Demikian dikatakan Johar Alam, Chairman IDC saat diskusi apakah 4G sudah saatnya diadopsi, yang diselenggarakan XL Axiata di Bebek Bengil Bali. "Sudah sangat diperlukan, sebab peak internet kita tiap harinya sudah sangat tinggi, mencapai 300 Gbps," terang Johar. Dengan internet kecepatan tinggi hal ini mendukung pengembangan layanan tersebut.

Hal itu diamini oleh Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute Heru Sutadi. Menurut Heru yang juga merupakan Founder situs berbagi video, file dan foto BukuGambar.com ini, di dunia trend aplikasi menggunakan video dan juga aplikasi game berkembang pesat. "agar gambar tidak patah-patah dan membuat orang kapok membuka situs berbasis video, internet haus cepat. Sehingga, kita memang sudha butuh LTE untuk diadopsi," terangnya.

Selain untuk video, yang juga berkembang adalah M2M. "Pemerintah Daerah misalnya, bisa memantau pajak yang didapat secara real time dari restoran, tempat parkir, dimana di mesin cash register restoran maupun pengeola parkir ada interface yang mengolah data dan dikirimkan ke Pemda, sehingga pajak dari restoran ataupun pembagian pendapatan dari parkir dapat dipantau secara langsung dan transparan," jelas Heru. Ditambahkannya, smart home maupun pengguna CCTV juga membutuhkan teknologi akses yang cepat, karena juga akan terhubung dengan ponsel untuk monitoringnya.

Sementara itu, Rahmadi Mulyo Hartono dari XL menegaskan bahwa XL sudah membutuhkan teknologi 4G dimana perangkat sudah siap dan device juga sudah cukup banyak. "Kita tinggal menunggu regulasi dari pemerintah,"tandas Ahli 4G dari XL ini.