Search
Rabu 24 Juli 2024
  • :
  • :

Wapres Boediono Kini Juga Rajin Twitter-an Lewat @boediono

MAJALAH ICT – Jakarta. Selain Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang gemar berkicau lewat @SBYudhoyono, hingga saat di luar negeri pun tak ketinggalan nge-twit, Wakil Presiden Boediono kini juga aktif bercerita lewat microblogging Twitter. Seperti hari ini saja, Boediono membuat banyak kicauan bercerita soal kelahiran Pancasila dan kunjungan Boediono ke Ende.

"Salam hari Minggu, kemarin saya gembira berada  di Ende tempat yang bersejarah. Di kota Ende Bung Karno dibuang th 1934, tak lama setelah keluar dr penjara kolonial di Bandung. Di Ende, puluhan ribu kilometer jauhnya dari Bandung, Bung Karno diasingkan. Di Ende Bung Karno akrab dg para rohaniawan Katolik; leluasa memakai Gereja Immaculata utk studi & kegiatannya. Di Ende pulalah lahir tulisan-tulisan Bung Karno yg terkenal ttg Islam," tulis Boediono.

Karena bercerita soal Ende, maka Boediono bercerita juga dengan Presiden Pertama RI, Soekarno, dan juga Pancasila, yang lahir pada 1 Juni. "68 tahun lalu, Bung Karno mengumandangkan asas2 yg mendasari kehidupan & perjuangan bangsa & tanah air Indonesia, lima asas "Pancasila". Lima asas itu sampai detik ini masih hidup di hati & pikiran kita, krn Pancasila adalah bagian dari ruh kita sbg bangsa. Indonesia, kata Bung Karno, adalah ‘semua untuk semua’. ‘Semua untuk semua’ berarti Indonesia bukan hanya utk Islam, bukan hanya utk Kristen,bukan hanya utk Hindu,Budha maupun Konghucu. Bukan pula hanya buat mereka yg datang dari sebelah Barat, bukan hanya buat yg hidup di sebelah Timur. ‘Semua untuk semua’ berarti Indonesia tidak bisa hidup dg apa yg disebut Bung Karno sbg ‘egoisme’," kicau Boediono.

Saat ini, akun @boediono memiliki follower 284.779, dengan jumlah kicauan sebanyak 334. Jika dibandingkan dengan SBY, memang sangat jauh. Pengikut SBY saat ini mencapai 2.304.103 dengan jumlah kicauan hingga 2 Juni ini sebanyak 411 twit.

Di Ende, Boediono bercerita bahwa dirinya bersama Ketua MPR meresmikan situs Taman Rendo dan rumah pengasingan Bung Karno. "Semoga petilasan ini tak akan hanya menjadi monumen mati, tapi menjadi tempat menghayati gagasan-gagasan Bung Karno dan kebanggaan kota Ende, Flores dan seluruh Indonesia. Sila kunjungi http://www.bungkarnodiende.com  utk tur virtual. Salam," harap Boediono.