MAJALAH ICT – Jakarta. Para pengguna aplikasi pesan instan WhatsApp berhati-hatilah! Pasalnya, dilaporkan bahwa pengguna WhatsApp ditargetkan menjadi sasaran malware melalui download aplikasi WhatsApp versi Gold. Jika pengguna mengunduh aplikasi ini, maka kemudian akan menginfeksi perangkat dengan malware.
Aplikasi ini menjanjikan fitur seperti video calling dan kemampuan untuk mengirim pesan lebih dari 100 gambar pada satu waktu. Klaim tersebut hanya dapat didownload melalui undangan, dan membujuk pengguna dengan mengklaim itu versi ini hanya digunakan oleh selebriti tersohor dunia.
Jika pengguna membuat kesalahan dengan mengklik link undangan, perangkat akan terinfeksi oleh malware, dan hacker mungkin dapat mencuri data atau melacak aktivitas ponsel. Laporan mengatakan bahwa trik ini mirip dengan scam sebelumnya, yang mendorong pengguna untuk men-download ‘WhatsApp Plus’.
Giovanni Vigna, co-founder dan CTO di perusahaan keamanan Lastline, mengatakan, "Masalah dengan jenis penipuan ini adalah mereka tidak menargetkan platform (yaitu, kerentanan di Android atau iOS sistem operasi), tetapi, sebaliknya, mereka menargetkan pengguna."
"Dengan Google dan Apple telah mengerahkan upaya agar sistem operasi ponsel yang lebih aman dan pemeriksaan lebih ketat di pasar mereka, penjahat cyber telah pindah ke serangan rekayasa sosial dari semua jenis," jelasnya.

















