Search
Selasa 21 Mei 2024
  • :
  • :

Waspadai BadUSB, Malware Tidak Terdeteksi

MAJALAH ICT – Jakarta. Peneliti keamanan telah menemukan malware yang telah digambarkan sebagai "tidak terdeteksi dan unpatchable" dan yang bisa membuat setiap USB stick di dunia resiko keamanan. Penelita itu disampaikani pada bulan Agustus di konferensi Blackhat hacker di Las Vegas, Jerman. Karsten Nohl dan Jakob Lell, peneliti tersebut, mengungkapkan bahwa malware ini diberi nama BadUSB.

Menurutnya mereka, BadUSB, mengeksploitasi dan mengubah firmware dari USB stick yang memungkinkan penyebaran malware benar-benar tidak terdeteksi. Peneliti tersebut mengungkapkan konsep serangan terhadap perangkat Android, meski para peneliti tidak mempublikasikan kode yang digunakan untuk melakukan serangan, karena mereka khawatir bahwa hal itu hampir mustahil, serta akan menimbulkan risiko keamanan utama untuk bisnis di seluruh dunia.

Wilson dan Caudill berhasil melakukan reverse engineering firmware USB yang sama seperti Nohl dan Lell dan mereproduksi beberapa trik yang sama yang digunakan oleh BadUSB, termasuk salah satunya yang akan memungkinkan penyerang untuk meniru keyboard, mengatakan mesin korban apa yang harus diketik. Pasangan ini percaya bahwa dengan menerbitkan kode, itu akan memungkinkan pakar keamanan menyoroti apa masalah besar yang ada dan memikirkan kembali keamanan USB.