Search
Rabu 24 Juli 2024
  • :
  • :

Waspadai Penipuan Investasi Melalui Internet

MAJALAH ICT – Jakarta. Maraknya penawaran investasi, terutama asing, yang disebar melalui internet, mendapat perhatian serius dari pihak Kepolisian RI. Hal itu, karena ternyata, penawaran investasi yang muluk-muluk tersebut, akhirnya bermuara pada penipuan yang merugikan masyarakat. Karena itu, pihak kepolisian meminta masyarakat waspada mengenai hal ini. 

Demikian dikatakan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri Brigjen Pol. Boy Rafli Amar. Menurut Boy, pihaknya menerima banyak sekali masukan dari masyarakat yang menjadi korban penipuan investasi dengan modus operasi investasi dari luar negeri. "Ada penipuan seolah-olah ingin melakukan investasi dari luar negeri ke negara kita. Masyarakat yang tidak mengerti kemudian tertarik dan menanggapi serius," ungkap Boy. 

Meski Boy tidak mengungkap berapa banyak yang telah menjadi korban penipuan ini, namun Boy menjelaskan sudah ada korban yang jatuh karena penipuan ini. "Dikarenakan ada korban, jadi kami sampaikan kepada masyarakat agar waspada. Jangan dihiraukan dan sampikan ucapan terima kasih atas upaya penawaran seperti itu,” tegasnya.

Dijelaskan Boy, ada beberapa modus mengenai hal ini. Seperti, katanya, pelaku penipuan meminta korban agar dikirimkan sejumlah uang dengan alasan untuk membayar pajak. Jumlah pajak tersebut biasanya suka dikarang-karang sendiri oleh pelaku, tergantung jumlah investasi yang ditawarkan. Setelah korban mengirim uang, investasi yang diharapkan tak pernah ada. "Mayarakat ditipu karena ditawarkan uang besar dengan hanya membayar pajak," katanya. 

Sesungguhnya, kejahatan ini sudah mulai menyebar di seluruh dunia pad aawal 2000-an. Penipuan banyak berasal dari Afrika, terutama Nigeria. Namun kini, semua benua juga sudah ikut-ikutan, termasuk dari Inggris, Cina, atau timur Tengah seperti Dubai. Seperti email yang diterima Majalah ICT ini:

""