MAJALAH ICT – Jakarta. Xiaomi adalah perusahaan yang banyak orang belum pernah mendengar, namun perusahaan itu adalah penjual smartphone yang melebihi merek-merek seperti Motorola, LG, Sony, atau HTC. Dan yang menarik, produk ini dijual tidak di pasar utama seperti Amerika Serikat, Eropa, Australia atau Timur Tengah.
Xiaomi (berarti "nasi kecil") sekarang ini menjadi terbesar ketiga pembuat smartphone di dunia, sebuah prestasi luar biasa untuk sebuah perusahaan yang telah menjual smartphone dalam hanya tiga tahun.
Perusahaan ini menyumbang 6% dari penjualan global 320 juta smartphone yang terjual antara bulan Juli dan September 2014, sebagaimana dirilis dari angka terbaru yang disampaikan Strategy Analytics. Laporan terbaru tersebut menempatkan Xiaomi di tempat ketiga di belakang Samsung (25%) dan Apple (12%).
"Xiaomi adalah pemain bintang," kata Neil Mawston dari Strategy Analytics. "Samsung terus menghadapi persaingan ketat dari Apple pada pasar yang lebih tinggi, dari Xiaomi dan Huawei di tengah-tingkatan, dan dari Lenovo dan lain-lain pada entry-level."
Samsung tetap menguasai pasar smartphone terbesar di dunia. Namun dominasi yang ada mengalami penurunan tajam dengan pangsa pasar yang menurun di Korea Selatan, dari 35% menjadi 25% dalam waktu satu tahun. Kontras, dimana penurunan Samsung, justru peningkatan pesat dari Xiaomi.

















