Search
Selasa 20 Januari 2026
  • :
  • :

XL Berupaya Tingkaktkan Produksi 6 Ribu Petani

MAJALAH ICT – Jakarta. Operator nomor dua terbesa di Indonesia, XL Axiata, berupaya meningkatkan hasil produksi 6.000 petani dengan menyediakan jaringan yang luas. Upaya untuk merealisasikan hal tersebut, XL menjalin kerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan PT 8Villages Indonesia yaitu suatu perusahaan penyedia layanan portal internet yang berfokus untuk meningkatkan hasil pertanian para petani.

MEnurut Sales & Marketing Manager Digital Services XL, Deniawan Rachmatialevi, jalinan kerja sama dilakukan melalui Rumah Pintar Petani (RPP) yaitu program pemanfaatan teknologi informasi berupa pesan pendek (SMS) dan website yang bertujuan untuk mempercepat pertukaran informasi antara penyuluh dan petani. "Penandatanganan nota kesepakatan itu kami laksanakan di Fakultas Pertanian UGM Yogyakarta," katanya.

Ditambahkan Head Of M-Advertising XL Herwinto C Sutantyo, upaya meningkatkan hasil produksi kalangan petani direalisasi dengan membidik kawasan Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Apalagi, wilayah itu merupakan salah satu daerah sentra pertanian di Indonesia. "Bahkan memiliki posisi penting dalam program ketahanan pangan. Hal ini menjadi salah satu alasan kami mendukung program Rumah Pintar Petani. Program ini sekaligus mengimplementasikan komitmennya menggalakkan penerapan teknologi informasi. Hal itu sebagai sarana meningkatkan kinerja masyarakat di berbagai bidang," jelasnya.

XL, lanjut Herwinto, menargetkan  sekitar 6.000 petani menjadi anggota komunitas. Oleh karena itu pihaknya akan memberikan dukungan penuh dari sisi penyediaan infrastruktur teknologi informasi. "Kami harap, program ini juga bisa secara nyata ikut meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Fakultas Pertanian dan 8villages Indonesia akan berinisiasi melengkapi model penyuluhan LAKU (Latihan dan Kunjungan) dengan model penyuluhan PIKAT (Pendampingan Melekat) melalui pemanfaatan teknologi informasi berbasis web dan SMS yang selanjutnya disebut LAKU PIKAT," tambahnya.

Untuk menjadi petani binaan, para petani bisa mengetik kata sandi IKUTI (spasi) RPP (spasi) dari nomer ponsel dan dikirim ke 2000 secara otomatis. Bahkan, secara gratis akan langsung terdaftar dalam program Rumah Pintar Petani (RPP). "Dengan begitu, dapat berinteraksi kapanpun dengan para penyuluh melalui akses SMS dan website," pungkasnya.