Search
Selasa 16 April 2024
  • :
  • :

XL, Indosat dan Telkomsel Bisa LTE di 1800 MHz, Frekuensi 3G Ditata Ulang

MAJALAH ICT – Jakarta. Menteri Komunikasi dan Informatika akhirnya memutuskan bahwa merger PT XL Axiata dan PT AXIS Telekom Indonesia bisa diterima dengan syarat bahwa frekuensi XL dan AXIS di rentang 3G frekuensi 2,1 GHz masing-masing diambil 5 MHz. Dengan demikian akan ada kekosongan frekuensi di blok 8 dan 12. 

Dengan hanya diambilnya frekuensi 3G, maka di 1.800 MHz, XL akan memiliki 7,5 MHz ditambah dengan frekuensi yang dialokasikan pada AXIS sebesar 15 MHz, sehingga total adalah 22,5 MHz. Indosat memiliki 20 MHz dan Telkomsel akan memiliki 22,5 MHz. Ketiga operator ini akan bisa segera menggelar LTE di rentang frekuensi 1800 MHz. Memang teknologi LTE dapat menggunakan frekuensi sebesar 2,5 MHz, namun kecepatan maksimal LTE akan tercapai bila frekuensi dialokasikan sebesar 20 MHz.

Sementara itu, untuk frekuensi 2,1 GHz atau 3G, dengan dimabilnya blok 8 dan 12, tentu akan dilakukan penataan ulang. Idealnya memang pemerintah harus menetapkan blok 12 sebagai guard band terhadap teknologi PCS 1900, namun nampaknya pemerintah akan segera melelang frekuensi ini.

"Blok 8 dan 12 ditarik semata-semata karena pertimbangan penerimaan PNBP yg paling maksimal. Sebagai konsekuensi pengembalian izn pita spektrum frekuensi tersebut, Menteri Kominfo dalam Nota Dinas internal Kementerian Kominfo  sudah  memerintahkan Dirjen SDPPI (Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika) untuk menyiapkan seleksi pita 3G yang dikembalikan," ungkap Gatot.

Berikut ini alokasi susunan blok direntang 3G menyusul Keputusan Menteri Kominfo mengenai merger XL-AXIS:  

""