Search
Sabtu 17 Januari 2026
  • :
  • :

XL Raih Pinjaman 100 Juta Dolar AS dari Bank Skotlandia

MAJALAH ICT – Jakarta. PT XL Axiata Tbk (XL) meraih pinjaman sebesar 100 juta dolar AS atau sekitar Rp. 1,1 triliun dari The Royal Bank of Scotland Plc. Pinjaman ini akan digunakan untuk pelunasan utang-utang sebagai tidak lanjut akuisisi PT Axis Telekom Indonesia (AXIS).

Demikian disampaikan Sekretaris Perusahaan XL Murni Nurdini dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI). Menurut Murni, pinjaman ini bisa didapatkan XL tanpa jaminan. "Pinjaman ini tanpa jaminan. Jangka waktu pinjaman tiga tahun terhitung sejak tanggal perjanjian," terangnya. 

Sebelumnya, untuk memuluskan proses akuisisi XL telah pula meraih pinjaman dari Axiata Group Berhard senilai 500 juta dolar AS. Pinjaman itu senilai dengan Rp. 5,8 triliun. Nilai transaksi tersebut sekitar 38% dari ekuitas perseroan. "Dananya digunakan untuk mengambilalih 95% saham PT Axis Telekom Indonesia," kata Direktur Utama XL Hasnul Suhaimi.  Dijelaskan Hasnul, suku bunga yang dibebankan kepada perseroan sekitar 241% tetap (fixed) untuk tiga tahun net-off tax. 

Pelunasan pinjaman dapat dilakukan pada tahun ketiga sejak tanggal pencairan yang pertama. Kendati demikian, XL dapat melakukan pembayaran pinjaman lebih awal, baik seluruhnya atau sebagian tanpa ada biaya penalti. Pembayaran pinjaman lebih awal ini secara sebagian hanya bisa dilakukan dengan minimum nilai pokok sekitar 100 juta dolar AS dan kelipatannya, 10 juta dolar AS. Pembayaran pinjaman lebih awal tidak dapat ditarik kembali apabila Axiata atau afiliasi XL tidak lagi menguasai 51% saham XL.

XL juga mendapatkan pinjaman sebesar 100 juta dolar dari United Overseas Bank Limited dan The Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ Ltd Jakarta. Tambah lagi, XL juga dapat pinjaman lagi dari DBS Bank Ltd sebesar 300 juta dolar AS.