Search
Rabu 24 Juli 2024
  • :
  • :

BTEL akan Fokus Satu Merk Saja: Esia

MAJALAH ICT – Jakarta. Operator Bakrie Telecom menyatakan akan fokus untuk menggunakan satu brand saja, yaitu Esia, meski saat ini mereka memiliki produk lain seperti AHA maupun Ceria, sebagai hasil akuisisi Sampoerna Telecom Indonesia. Demikian dikatakan Komisaris Utama Bakrie Teleocm Anindya Bakrie dalam RUPS-LB Bakrie Telecom. 

Selain menyatukan merk, BTEL saat ini juga melakukan penggabungan beberapa unit yang bisa digabung agar operasional menjadi efisien. "Kami mulai penggabungan tower, BTS, billing system menjadi satu kesatuan. Untuk corporate action bersama STI in,i kami jalan terus," ungkap Anin, panggilan akrabnya. Dijelaskan Anin, untuk menekan biaya operasional, BTEL juga mematikan aset-aset, seperti BTS atau infrastruktur lain yang sudah tidak produktif. Penghapusan asest yang sudah tidak efektif ini mencapai Rp 1,6 triliun.

Dalam RUPS LB dilaporkan juga bahwa hingga kuartal pertama tahun ini BTEL mampu menekan biaya operasional mencapai 23,7%. Sehingga, pada uartal I tahun ini, meski perseroan kembali merugi bersih sebesar Rp 97 miliar. Namun, pendapatan perseroan mencatat kenaikan pendapatan sebesar 11% menjadi Rp 527 miliar. "EBITDA perseroan juga naik 45% menjadi Rp 277 miliar, dimana pada periode EBITDA Rp 191 miliar," jelas Anin. Anin memperkirakan bahwa tahun ini, BTEL menargetkan EBITDA bakal naik 30%-40%.

"Kami akan berusaha untuk tingkatkan EBITDA dan pendapatan, sebab melalui dua hal itulah kinerja suatu perusahaan dapat terlihat positif atau tidak," ujarnya. Ditandakan Anin, manajemen akan terus berusaha untuk bisa meraih laba. 

Dalam kesempatan tersebut, putra calon Presiden Aburizal Bakrie ini juga menyampaikan perubahan manajemen BTEL dimana Anin menduduki Komisaris Utama menggantikan Bobby Gafur Umar yang kini menjadi Wakil Komisaris Utama. Untuk posisi Direktur Utama yang ditinggalkan Anin, diduduki Jastiro Arbi. Posisi lainnya, Imanuddin K. Putra sebagai Direktur Human Resources, Eka Anwar sebagai Direktur Marketing, Bachder Bachtarudin sebagai Direktur Keuangan dan Harya Mitra menjabat Direktur Legal & Compliance.